Bagaimana cara terjun ke dalam dunia konsultan lingkungan?

69

Beberapa kali pertanyaan ini ditanyakan kepada saya oleh teman dan adik kelas. Jawabannya seperti tips di bawah ini yang juga berlaku bagi siapa saja yang ingin aktif dan sukses di dunia pekerjaan dan selepas kuliah.

1. NETWORKING

Intinya bertemu dengan orang yang tepat apalagi saya percaya tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Yang saya tahu pasti adalah ketika 2 hingga 3 orang yang memiliki minat yang sama tentunya dunianya akan berputar itu-itu saja. Rajin-rajinlah berkenalan dengan teman atau kolega dengan minat dan fokus yang sama. Siapkan juga kartu nama professional untuk investasi masa depan.

2. [TERUS] BELAJAR!

Hingga kini rasanya masih banyak saja yang harus saya pelajari. Mulai dari konsep statistik terbaru hingga pemetaaan inderaja yang semakin hari semakin mutakhir. Beragam pilihan dapat dipelajari saat ini baik melalui training atau kursus online. Namun manakah yang harus dipelajari tentunya akan kembali kepada pilihan kamu. Apabila sudah memutuskan, berusahalah untuk konsisten dan tekun! Pelajari juga keahlian soft skills misalnya berbicara di muka publik dan seni melakukan presentasi untuk bekal di kemudian hari.

3. PILIHAN

Menjadi peneliti independen maupun bekerja untuk instansi pemerintah atau lembaga penelitian serta LSM dapat dijadikan pilihan. Mulailah sedari muda! Manfaatkanlah waktu sebaiknya-baiknya. Semakin awal memulai, semakin baik tentunya. Saya sendiri rasanya ketika memulai agak sudah terlambat. Tapi apapun pilihan kita usahakan dan jadikan yang terbaik tentunya. Harap diingat dari sekian banyak konsultan lingkungan di Indonesia mungkin hanya segelintir saja yang berjenis kelamin perempuan. 

4. TUJUAN dan SASARAN

Apabila tujuan berada jauh di masa depan maka sasaran adalah tujuan jangka pendek. Keduanya penting untuk kita miliki dan saling mendukung perjalanan karir satu sama lain. Boleh jadi kita telah memiliki visi dan misi hidup. Apakah salah satunya dengan menjadi seorang yang berkontribusi dalam dunia konservasi? caranya bisa jadi menjadi konsultan atau cukup peneliti saja. Refleksikan dirimu dan pikirkan kontribusi apa yang ingin kamu berikan melalui pekerjaan dan ilmu yang sudah kamu terima selama kuliah. Jangan pula putus asa apabila tujuan dan impian yang belum kamu dapatkan belum tercapai.

#Update 22 Nov 2015

Apabila kalian tertarik dengan penilaian NKT (Nilai Konservasi Tinggi), saat ini HCVRN baru saja meluncurkan expert registry bagi kalian yang ingin mendapatkan pengalaman baru dan pekerjaan berkenaan dengan penilaian NKT di seluruh dunia (keterangan lebih lanjut dapat dicek pada link disini).

NKT adalah sebuah alat penilaian untuk memenuhi standar-standar keberlanjutan terkait dengan isu lingkungan dan sosial yang bernilai penting keberadaannya secara lanskap. Saat ini NKT telah digunakan sebagai standar pengelolaan kehutanan dan komoditas lainnya seperti kelapa sawit, kedelai, tebu  di seluruh dunia. NKT juga telah digunakan sebagai alat perencanaan untuk meminimalisasi dampak-dampak ekologi dan sosial yang negatif dalam pembangunan.


# Foto adalah ketika saya melakukan kegiatan survei lapangan di Myanmar bulan lalu. Myanmar bagian selatan yang berbatasan dengan Thailand memiliki cuaca dan iklim yang serupa dengan Indonesia walaupun lebih kering dan berdebu.

Bagaimana cara terjun ke dalam dunia konsultan lingkungan? pertama kali muncul di www.felicialasmana.com

 

Advertisements

8 thoughts on “Bagaimana cara terjun ke dalam dunia konsultan lingkungan?

  1. Kayaknya cara – cara ini berlaku ke semua bidang kak :D tapi pengaplikasiannya agak sedikit berbeda saja, spesifik case by case :D Tapi keren lah bisa nembus dunia konsultan, aku juga pengen coba terjun ke dunia konsultan, tapi di bidang IT dan programming :)

    Like

      1. Yoiii… Sebenernya byk juga yg udah nulis walo bahasa enggris. Pas kmrn sempet nulis juga.. tp yg ini lebih pendek dan pengingat buat diri sendiri juga sih hehe

        Like

  2. Tiket wajib yg harus didpt sblm jd konsultan lingkungan adalah sertifikat amdal…10 jt bayarnya..huf mahal bgt utk ukuran pemula dn independen alias g da yg bayarin…

    Like

    1. selain amdal ada yang lain kok. saya sendiri ga punya sertifikat amdal. klo belum mampu mungkin bisa mulai kerja di kantor konsultan karena bisa jadi malah diakomodir dan dibiayai untuk ikut training yang berkaitan dengan sertifikasi.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s