Passion dan Sains

“Ignore what other people are doing. Ignore what’s going on around you. There is no competition. There is no objective benchmark to hit. There is simply the best you can do — that’s all that matters.”

@RyanHoliday https://medium.com/@RyanHoliday

Saya percaya bahwa harus ada keseimbangan antara dunia kerja dan kehidupan di sekeliling kita. Fokus pada passion dan karier yang sedang kita jalani itu yang terpenting. Berkaca pada pengalaman seorang teman agar kita harus selalu mempergunakan keahlian yang kita miliki dan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.

Salah satu cara untuk menyeimbangkan hidup adalah dengan cara bepergian. Walaupun demikian bepergian mungkin tidak dapat menyelesaikan segala permasalahan dalam kehidupan kita (lihat artikel menarik mengenai pentingnya bersyukur setiap hari dimana pun kita berada tanpa perlu bepergian di sini).

Salah satu cara menyeimbangkan hidup kita juga dapat berkaitan dengan bagaimana mengawinkan apa yang kita senangi seperti hobi dan minat (passion) dengan karir dan pekerjaan kita masing-masing. Ada sebuah artikel menarik soal ini di sini, bagaimana seorang ilmuwan menyatukan minat dengan studi akademiknya, serta menghadirkan inovasi dan bidang baru dalam proses perjalanan karirnya.

Lalu apakah dengan adanya keseimbangan hidup sudah pasti kita akan bahagia. Ternyata kuncinya adalah bagaimana membuat diri sendiri berguna dan membuat perbedaan bagi orang-orang di sekeliling kita. Tujuan hidup yang sebenarnya bisa jadi adalah menjadi berguna dan bukan untuk menjadi bahagia. Pemikiran ini sangat bertolak belakang dengan apa yang selama ini kita yakini. Namun mungkin ada benarnya berdasarkan artikel ini. Tujuan hidup menjadi berguna tak hanya bagi diri sendiri tapi juga orang lain memang bersifat universal. Bagi seorang ilmuwan ini sangatlah terkait dengan bagaimana cara ilmu pengetahuan kita yang telah dipelajari seumur hidup akan berguna tidak hanya bagi diri sendiri tapi juga orang lain yang membutuhkan. Tak hanya bersifat teoritis tapi juga aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.

“‘The purpose of life is not to be happy. It is to be useful, to be honorable, to be compassionate, to have it make some difference that you have lived and lived well.’” 

@DariusForoux https://link.medium.com/bKQV3VoGFS

Foto adalah pantai dengan arah pandangan Selat Makasar yang saya kunjungi beberapa bulan lalu di sekitar Kota Baru, Kalimantan Selatan.

Tulisan ini Passion dan Sains pertama kali muncul di www.felicialasmana.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: