My Traveling Gear 2019

This post is more likely my brief review of the traveling and surely daily stuff I loved for 2019. I do not think many things changes since I still have most of stuff from 2017 and 2018. However, I add my daily skin care products that I have used since end of 2017.

Continue reading “My Traveling Gear 2019”

Light Traveling dalam Bahasa Indonesia?

“Kelana Ringkas : mengadakan perjalanan kemana-mana tanpa tujuan tertentu dengan membawa barang bawaan secukupnya yang dikemas secara ringkas sehingga dapat dibawa secara leluasa dalam waktu singkat maupun panjang.”

Saya sedang mencari padanan kata Light Traveling dalam Bahasa Indonesia sehingga mungkin dapat menggantikan nama blog ini. Intinya saya ingin supaya blog ini memiliki aura yang bernafaskan berkelana secara ringan, praktis, namun tetap sederhana.

Sebelumnya ada beberapa pilihan untuk menggantikan kata Traveling 

Kalau menurut KBBI
Kelana : mengadakan perjalanan kemana-mana tanpa tujuan tertentu; kembara
Wisata : bepergian bersama-sama (untuk memperluas pengetahuan, bersenang-senang, dsb); bertamasya; piknik

Lalu untuk Light
Ringan : enteng

Tapi apakah memang dapat dipisahkah seperti itu dengan serta merta?
Baiklah … tapi dari ketiga option di bawah ini mana yang asik dilihat dan didengar ya?

KELANA SINGKAT???
KELANA RINGKAS???
KELANA KILAT???

Yang saya maksud dengan light traveling atau kelana ringkas (eh okay jadinya pilih yang ini aja ya??) adalah perjalanan yang bukan saja diaplikasikan ketika bepergian atau wisata semata tapi juga menjadi bagian dan gaya hidup sehari-hari.

“Kelana Ringkas : mengadakan perjalanan kemana-mana tanpa tujuan tertentu dengan membawa barang bawaan secukupnya yang dikemas secara ringkas sehingga dapat dibawa secara leluasa dalam waktu singkat maupun panjang.”

Semoga pada semuanya setuju dengan definisi ini :)

India: Light Traveling & Perempuan

DSCF8472

Untuk perempuan muda dan gemar traveling seperti saya apa aja sih yg harus ada dibawa. Berikut daftar barang bawaan dan pakaian saya pada waktu ke India awal bulan Oktober 2013.

Ketika berangkat saya memakai

  • Celana panjang
  • Giordano Tee warna ungu yang kalaupun kotor tidak akan begitu kelihatan
  • Sepatu Merrel : barefoot shoes yang baik untuk jalan, lari maupun treking. Sebenarnya bawa sandal juga tapi hampir tidak pernah dipakai selama di India.

Perlengkapan utama

  • Dokumen travel  (paspor, itinerari, credit card, ID)
  • Rucksack/Carrier REI Rungwe 40 Ltr : jujur yang dipakai mungkin cuman 30 Ltr saja pas awal. Baru pas pulang langsung 40 Ltr gara-gara bawa titipan buku dan oleh-oleh. Saya suka karena ada risleting bawah untuk mengambil barang yang ada di bagian bawah tas.

Untuk pakaian sebisa mungkin dengan bahan tipis dan senyaman mungkin karena kemungkinan besar sangat sulit untuk menetap dalam waktu yang lama di satu tempat

  • 1 Tanktop : berguna untuk tidur maupun kaos dalam
  • 4 T-shirts : tentunya salah satu sudah dipakai lho sedari awal perjalanan. Karena biasanya susah cari jemuran saya pilih Giordano Tee yang cepat kering. Selain itu jangan lupakan keajaiban kemeja putih baik untuk acara formal maupun informal. Nampaknya di masa mendatang saya akan mengurangi bawaan baju saja menjadi cukup 3 atau malah 2 t-shirt saja untuk faktor kepraktisan.
  • 1 Pashmina : warna abu-bau yang netral yang berguna sebagai pengganti jaket di kereta atau bis karena ber-AC
  • 1 Celana pendek : buat berenang dan tidur juga oke
  • 1 Bikini/swimsuit : modal utama kalau mau berenang karena pastinya dimana saja dan kapan saya selalu selalu menjadi gadis perenang (malam).
  • 2 Celana panjang : Yang pasti dari awal sudah pakai salah satu. Salah satu yang layak dipertimbangkan karena cepat kering dan nyaman kalau pun dingin seperti Marmot Lobo.
  • Jaket : fleece yang berfungsi sebagai insulator yang sangat berguna ketika saya di Dharamsala yang cukup lumayan dingin karena terletak di kaki Gunung Himalaya
  • Sarung : bisa berfungsi sebagai sleeping bag, jaket, atau malah tas cadangan.

Tambahan lainnya yang juga tidak kalah penting

  • Kacamata hitam/Topi/Payung: pilih salah satu lebih baik
  • Obat pribadi : obat alergi dan parasetamol, soft lenses + solution versi mini pastinya ga boleh lupa
  • Alat mandi: dlm wadah mini 100ml atau malah lebih baik lagi kalau beli pas di lokasi tujuan.
  • Kotak perhiasan : untuk oleh-oleh anting dan kalung yang sangat rentan rusak maupun yang dipakai selama perjalanan. Kotak yang biasa saya pakai sebenarnya dari bekas wadah lulur mandi.
  • Kosmetik : siapa bilang perempuan ga bisa dandan kalo lagi traveling? Minimal supaya terlihat segar lah. Untuk bedak, moisturizer, eyeliner, mascara, eye shadow, lipstik saya pakai Caring Colours sedangkan untuk lipbalm saya pakai Nivea Soft Rose. Untuk Sunblock, Soltan Invisible lotion SPF 15 menjadi pilihan saya tapi sebelumnya supaya ringan pindahin dalam tabung mini bekas shampo hotel.
  • Deuter Wizard : untuk faktor kepraktisan terkadang rucksack saya tinggal di hostel atau rumah teman. deuter . Bisa juga diganti tas tissue seperti buat belanja di supermarket.
  • Jurnal dan Pulpen: terkadang dibutuhkan untuk menjelaskan rute atau sekedar bertukar info serta menulis buku harian selama perjalanan
  • Adaptor universal
  • Galaxy Note : ga ada laptop, phablet pun jadi. Kalau suntuk bisa browsing gratis dengan WiFi gratis. Kalau mau baca buku ada e-book reader. Jadi ga usah beli paperbook lagi.
  • Motorola ACTV: MP3 player sekaligus pedometer untuk aktivitas olah raga ketika traveling
  • Camera Fujifilm X10 : Kamera utama selain Galaxy Note :)

Sebagai cewek tentunya lebih besar tas yang dipakai malahan lebih banyak yang akan dibawa. Namun kerugiannya maka akan semakin berat pula dan agak menyusahkan untuk bepergian apalagi backpacking.

Jadi kamu pilih bawa carrier besar atau kecil?